Workshop Tata Laksana Vaksinasi Covid-19 bagi Tenaga Kesehatan

Bapelkes Semarang menggelar Workshop Tata Laksana Vaksinasi Covid-19 bagi Tenaga Kesehatan dan dibuka secara resmi oleh Kapuslat SDMK, Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes. Dalam sambutannya, Kapuslat SDMK berterimakasih atas kerjasama yang terjalin antara Kemenristekdikti, Poltekkes dan Bapelkes Semarang atas pelaksanaan workshop ini. (11/10).

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen Dikti Kemendikbudristek, Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D. memberikan sambutan pada pembukaan ini. Workshop terselenggara atas konsolidasi Dirjen Dikti Kemendikbudristek dan Sekjen Kemenkes. Percepatan vaksinasi akan difokuskan untuk guru dan tenaga kependidikan, serta orang tua di wilayah Banten, Jateng dan Jatim untuk awal Oktober 2021.

Siti Nurchasanah, S.Si.T, MPH dan Arif Rahmat Kurnia, S.Gz.,MPH bertindak sebagai moderator. Sedangkan fasilitator berasal dari Puslat SDMK, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes RI, Dinkes Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, KOMNAS KIPI, BPJS Kota Semarang serta Dinkes Sawahlunto.

Workshop telah dilaksanakan pada tanggal 11 – 12 Oktober 2021 dengan metode distance learning. Peserta workshop sejumlah 613 orang merupakan tenaga kesehatan yang berasal dari instansi Puskesmas, Poltekkes Kalimantan Timur, RS, FK Universitas, KKP, Klinik, Dinkes, Kesdam II/ Sriwijaya, STIKES dan Pusat Krisis Kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Substansi Pelatihan Teknis, Siti Nurchasanah, S.Si.T, MPH dalam penutupan workshop (12/10).

Direktur Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur, Supriyadi B., S.Kp, M.Kep sebagai wakil dari peserta, mengungkapkan workshop ini sebagai bekal untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sehingga vaksinasi dapat berjalan dengan lancar, target vaksinasi terpenuhi serta terwujudnya herd immunity di semua daerah.

Workshop ditutup resmi oleh Kepala Bapelkes Semarang, Asep Zaenal Mustofa, SKM, M.Epid. Dalam sambutannya, Kepala menyampaikan tujuan workshop sebagai upaya semua pihak baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. (ar)

#bapelkessemarang @puslatsdmkesehatan @badanppsdmkes @kemenkes_ri

Leave a Reply

thirteen + 10 =

Open chat