Webinar Strategi Persiapan Penilaian Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Oleh Tim Penilai Internal (TPI)

Bapelkes Semarang menyelenggarakan Webinar Strategi Persiapan Penilaian Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Oleh Tim Penilai Internal (TPI) pada Kamis, 27 Agustus 2020. Webinar dilaksanakan via zoom meeting dengan 128 partisipan. Webinar diikuti oleh Pimpinan dan Tim WBK BBPK Ciloto, Poltekkes Kemenkes Bandung, Poltekkes Kemenkes Semarang, Poltekkes Kemenkes Jakarta II, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Poltekkes Kemenkes Kupang, Poltekkes Kemenkes Pontianak, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Poltekkes Kemenkes Riau, Poltekkes Kemenkes Manado, Poltekkes Kemenkes Makasar, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin dan Bapelkes Semarang.

Webinar dibuka oleh Sekretaris Badan PPSDMK, dr. Trisa Wahjuni Putri, M.Kes. Ibu Ses Badan PPSDM, menyampaikan latar belakang penilaian Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/ Wilayah Birokrasi Bersih & Melayani  (WBBM) untuk mewujudkan Reformasi Birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik sesuai dengan UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Pelayanan publik di masa pandemi covid19 diharapkan tetap dilakukan dengan sepenuh hati. Penilaian WBK/WBBM dilakukan secara internal oleh TPI, dan Nasional oleh Tim Penilai Nasional (TPN). Satker dengan predikat WBK/WBBM, memenuhi sebagian besar komponen Manajemen perubahan, Penataan tata laksana organisasi,  Penataan sistem manajemen SDM, Penguatan pengawasan,  Penguatan akuntabilitas kinerja dan Penguatan pelayanan publik. Pemberian predikat WBK/WBBM merupakan perubahan basic dan tanggungjawab integritas satker.

Sekretaris Badan PPSDMK Kemenkes RI

Lebih lanjut disampaikan upaya meningkatkan pelayanan publik antara lain 1) Komitmen pimpinan untuk berintegritas. 2) Memiliki etos kerja (cepat, tepat dan bersahabat). 3) Membuat program yang dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat, 4) Menetapkan strategi komunikasi untuk setiap aktivitas dan inovasi baru. 5) Agen perubahan akan sangat berperan dalam pelaksanaan. Melalui upaya tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Warseno, S Kom, MM, QRMA, Auditor Ahli Madya Inspektorat Jenderal Kemenkes RI bertindak sebagai moderator. Tiga narasumber dihadirkan dalam webinar kali ini.

Narasumber webinar yang pertama, Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kemenkes RI, Albertus Yudha Poerwadi, SE, M.Si, CA, CPMA. Materi Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Lingkungan BPPSDMK disampaikan pada sesi ini. Hasil Pre Assessment WBK beberapa satker BPPSDM Kemenkes pada tahun 2020 menjadi inti bahasan materi ini.

Narasumber dan moderator dari Inspektorat Jenderal Kemenkes RI

Narasumber ke-dua, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenkes RI, drg. Rarit Gempari, M.A.R.S. Materi yang dipaparkan mengenai Strategi dan Persiapan Satker Menuju WBK. Pada sesi ini disampaikan strategi yang dilakukan satker untuk menghadapi penilaian WBK. “Penilaian WBK, tidak hanya terkait dokumen tetapi implementasinya. Dokumen adalah bukti yang menunjukkan bahwa satker tersebut sudah melakukan WBK, kesinambungan kegiatan dan perubahan yang telah dilakukan,” ujar Ibu Rarit. Pada akhir sesi, peserta diberi kesempatan untuk bertanya kedua narasumber.

Narasumber dari Poltekkes Semarang

Sesi terakhir webinar, sharing pengalaman Poltekkes Kemenkes Semarang terkait penilaian WBK. Poltekkes Semarang diwakili oleh Wiwik Wijianingsih,STP, M.Si. (Ketua SPI Poltekkes Semarang) dan Tri Wiji Lestari, S.ST, M.Kes (Sekretaris SPI Poltekkes Semarang dan Pengendali UPG). Sesi ini diakhiri dengan tanya jawab dan foto bersama. (ar)

Peserta webinar

Leave a Reply

eleven + sixteen =