Seminar e-Modul Bapelkes Semarang

Bapelkes Semarang melakukan transformasi digital, salah satu langkah yang diambil dengan menyiapkan e-modul. Sejalan dengan hal itu, Bapelkes Semarang menyelenggarakan Seminar e-Modul pada Selasa, 15 Desember 2020. Kegiatan dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh internal pegawai Bapelkes Semarang. Kepala Bapelkes Semarang, Emmilya Rosa, SKM, MKM membuka pelatihan ini.

Dalam sambutannya, Kepala Bapelkes Semarang menyampaikan upaya yang dilakukan Bapelkes dalam masa pandemi COVID-19 sesuai arahan Kepala LAN dan Kapuslat SDMK, dengan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh atau distance learning. “Merupakan sesuatu hal yang baru bagi Balai dalam melaksanakan pelatihan secara daring/ online. Pola ini membuka cakrawala baru bagi kita semua, ke depan pelatihan berupa blended learning dan full online,” ujarnya.

Salah satu tugas Balai menyiapkan Latihan Jarak Jauh (LJJ), dengan menyiapkan modul. Kepala Bapelkes Semarang menjelaskan pada kesempatan ini, Bapelkes Semarang menyusun modul anti korupsi. Berdasar Perka LAN, modul memiliki peranan penting bagi peserta Diklat untuk membantu peserta dalam memahami materi pembelajaran yang disampaikan para WI. “Karakteristik modul harus berbeda dengan buku teks lainnya, mampu berdialog dengan para pembacanya. Modul yang ideal harus mampu menggantikan peran fasilitator dalam menyampaikan substansi mata diklat, “jelasnya.

Lebih lanjut, Kepala Bapelkes Semarang memperkenalkan e-modul anti korupsi pada seminar ini. Pemilihan e-modul anti korupsi dikarenakan korupsi yang semakin masif di Indonesia, kebijakan Kemenkes untuk memasukkan materi anti korupsi dalam semua pelatihan bidang kesehatan, dan sebagai komitmen Bapelkes Semarang dalam menjaga zona integritas dan wilayah bebas dari korupsi.

E-modul anti korupsi dapat diakses melalui Lentera, Youtube Bapelkes Semarang dan FB Bapelkes Anti Korupsi. “Kami harap proses pembelajaran dengan PJJ mendorong semua dapat belajar kapan saja dimana saja. Sehingga kita siapkan berbagai media untuk mempermudah akses belajar bagi Shobat Anti Korupsi. Mottto pelatihan kami, selain meningkatkan kompetensi, pelatihan juga harus menyenangkan,”pungkasnya.

Ketua Panitia, Sulkan, S.Kp, Ns memberikan laporan penyelenggaraan seminar. Seminar Internal Penyusunan Modul E-Learning ini merupakan bagian akhir dari kegiatan penyusunan modul. Seminar bertujuan untuk mensosialisasikan dan mempublikasikan e-modul anti korupsi dalam LMS (Learning Management System) Lentera serta mendapatkan masukan dari para narasumber untuk penyempurnaan modul pada tahun berikutnya.

Seusai acara pembukaan, dilanjutkan dengan paparan dan masukan dari para narasumber. Sesi pertama, pemaparan materi Pelatihan Jarak Jauh (LJJ) Bidang Kesehatan Online (Daring) oleh Nusli Imansyah, SKM, M. Kes dari Puslat SDM Kesehatan. Sesi selanjutnya penjelasan Pengembangan e-Modul Pelatihan Bapelkes Semarang oleh widyaiswara Bapelkes Semarang, dr. Nine Luthansa, MPH.

Sesi ke-tiga dilanjutkan dengan pembahasan e-modul anti korupsi oleh tiga pembahas. Pembahas pertama, Irvana Steviano, S.Pd, M. Ed dari Pusdatin Kemendikbud. Pembahas ke-dua, Dede Mulyadi, SKM, M. Kes dari Itjend Kemenkes dengan Konten Materi Pembelajaran AntiKorupsi. Sedangkan pembahas ke-tiga, Khalimi, SE, MM dari Pusdiklat Pengembangan SDM Kemenkeu.

Ketiga pembahas mengapresiasi dan memberi masukan untuk pengembangan e-modul. Kegiatan seminar dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Seminar ditutup oleh Kepala Bapelkes Semarang, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (ar)

Leave a Reply

9 + 10 =