Plt. Ka Badan PPSDMK Buka Pelatihan Vaksinator COVID-19 Akt 1 dan 2 Mabes Polri dan RSUP dr. Kariadi

Bapelkes Semarang mengakhiri rangkaian kegiatan Pelatihan Vaksinator COVID-19 tahun 2020. Angkatan terakhir bagi tenaga kesehatan pada fasilitas kesehatan di lingkungan Mabes Polri dan RSUP dr. Kariadi. Pelatihan Vaksinator COVID-19 Akt 1 dan 2 Mabes Polri dan RSUP dr. Kariadi dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Badan PPSDMK (2/11).

Plt. Kepala Badan PPSDMK, dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS berpesan kepada seluruh peserta untuk mempersiapkan pemahaman kepada masyarakat, supaya masyarakat punya pemahaman yang sama sehingga tidak muncul pro kontra terkait vaksinasi/ imunisasi. Pelatihan Vaksinator COVID-19 masih akan terus dilanjutkan pada awal tahun depan, untuk menjangkau tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.

Pembukaan dihadiri oleh Kabid Yankes Pusdokkes Polri, Kombes Pol, dr. Farid Amansyah Sp.PD, Finasim mewakili Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes POLRI. Kabid Yankes Pusdokkes Polri mengucapkan terimakasih kepada Kepala Badan PPSDM dan Bapelkes Semarang yang telah memberikan fasilitas penyelenggaraan pelatihan Vaksinator COVID-19 kepada 400 orang tenaga kesehatan di jajaran Dokkes Polri seluruh Indonesia.

Pelatihan yang dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di Faskes Polri dalam melaksanakan vaksinasi COVID-19, meskipun dilaksanakan secara online. “Bapelkes Semarang telah memberikan pelatihan vaksinator kepada tenaga kesehatan Polri sebanyak 692 orang, dan merupakan Bapelkes yang terbanyak memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi Vaksinator COVID-19, ” ujarnya.

Kepala Bapelkes Semarang, Emmilya Rosa, SKM, MKM menyampaikan laporan penyelenggaraan pelatihan. Pelaksanaan pelatihan selama 4 hari, dengan metode distance learning. Bapelkes Semarang telah melatih tenaga kesehatan dari Polda Jateng dan Polda Jatim serta beberapa Polda dari Provinsi lainnya sejumlah 251 orang.

Target peserta pelatihan dari Mabes Polri angkatan 1 dan 2 sebanyak 426 peserta yang terdiri dari perwakilan Polda dari seluruh Provinsi sebanyak 400 orang dan RSUP. dr. Kariadi sebanyak 26 orang. Peserta pelatihan merupakan tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, bidan/perawat. (ar)

Leave a Reply

twelve + twenty =