Penutupan Pelatihan Pembekalan Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Individu Di Puskesmas pada Masa Pandemi COVID-19 Angk 1 – 3 tahun 2021

Pelatihan Pembekalan Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Individu di Puskesmas pada Masa Pandemi COVID-19 Angk 1 – 3 Bapelkes Semarang Tahun 2021 telah selesai dilaksanakan. Pelatihan secara resmi ditutup oleh Kasubbag ADUM Bapelkes Semarang, Sulkan, S.Kp, Ns pada Senin, 29 Maret 2021.

Penutupan diawali dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan peserta oleh drg. Muhammad Yusuf. Selanjutnya, laporan penyelenggaraan pelatihan disampaikan oleh Meita Darmiastuty, SKM, M.Kes. Pembelajaran terdiri dari materi dasar, materi inti dan materi penunjang sejumlah 75 JPL. Pelatihan dilaksanakan dengan metode E-Learning selama 11 hari efektif, pada tanggal 17 – 29 Maret 2021.

Peserta pelatihan sejumlah 96 orang, yang akan ditempatkan pada Provinsi Aceh sebanyak 59 orang, Jawa Tengah sejumlah 7 orang dan Lampung sebanyak 30 orang. Rincian profesi peserta yang mengikuti pelatihan meliputi Ahli Teknologi Laboratorium Medik, Bidan, Dokter Gigi, Dokter Umum, Perawat, Tenaga Farmasi, Tenaga Gizi, Perawat, Tenaga Kesehatan Lingkungan, dan Tenaga Kesehatan Masyarakat.

Narasumber pelatihan ini berasal dari Pusrengun, sedangkan Fasilitator berasal dari Direktorat Yankes Primer, Direktorat Promkes, Pusat Krisis, Litbangkes, RSJ. Dr. Soeroyo Magelang, Dinkes Prov Jateng, Aceh dan Lampung, Dinkes Kab/Kota Magelang, serta Widyaiswara Bapelkes Semarang.

Kasubbag ADUM, Sulkan, S.Kp, Ns dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan pelatihan ini pada dasarnya bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana Puskesmas melakukan penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan dalam manajemen maupun penyelenggaraan pelayanannya. Penyesuaian tersebut perlu dilakukan untuk merespon dampak yang terjadi akibat COVID-19 sekaligus mencegah penularan infeksi SARS-C0V-2 pada saat penyelenggaraan pelayanan.

Lebih lanjut disampaikan jika tenaga kesehatan Nusantara Sehat Individu akan ditempatkan di Puskesmas sehingga harus dipersiapkan agar dapat memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan tugasnya, sesuai dengan kompetensi dan kewenangannya melalui pelatihan pembekalan.

“Besar harapan saya setelah mengikuti pelatihan ini, saudara-saudara para peserta sekalian mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dan melaksanakan tugas mulianya dengan loyalitas, dedikasi yang tinggi, dan semangat pantang menyerah di wilayahnya masing-masing. Serta memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna kepada masyarakat setempat dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, pungkasnya. (ar)

#bapelkessemarang @puslatsdmkesehatan @badanppsdmkes @kemenkes_ri

Leave a Reply

17 − 2 =