Pembukaan Workshop Tracer COVID-19 Provinsi Jawa Tengah Gelombang V

Workshop Tracer COVID-19 Provinsi Jawa Tengah Gelombang V secara resmi dibuka oleh Kepala Bapelkes Semarang pada Selasa, 9 Maret 2021. Pembukaan dihadiri oleh Kabid SDMK Dinkes Provinsi Jateng, moderator, fasilitator dan peserta workshop.

Kepala Bapelkes Semarang, Emmilya Rosa, SKM, MKM menyampaikan dalam sambutannya terkait upaya tracing (pelacakan) dalam pemutusan mata rantai penularan COVID-19. Upaya Tracing perlu mendapatkan perhatian karena sangat penting untuk secara dini dapat menemukan kasus penularan baru dari kasus terkonfirmasi COVID-19 yang ada. Selain itu, perlu dilakukan upaya edukasi dan isolasi sedini mungkin terhadap siapa saja yang berpeluang besar untuk tertular (kontak erat) sebelum menularkan lagi ke orang lain.

Apresiasi turut disampaikan kepada pihak yang telah membantu terwujudnya pelaksanaan workshop ini. “Saya memberikan apresiasi kepada Pemda Provinsi Jawa Tengah, khususnya Dinkes Provinsi Jateng dan organisasi profesi yang telah melakukan jemput bola terhadap program ini. Ini merupakan workshop pertama yang kita lakukan, provinsi lain belum melakukan ini. Dan kita padukan dengan kearifan lokal, New Jogo Tonggo Jawa Tengah, “ungkapnya.

Kabid SDMK Dinkes Prov Jateng, Riptieni Tri Lutiarsi, SKM, M.Kes juga mengharapkan dukungan Babinsa, Babinkamtibmas dan Kader di desa untuk melakukan tracing kontak.
“Harapan kami, tenaga kesehatan di Puskesmas akan menindaklanjuti dengan testing. Hasil testing dilanjut dengan treatment selanjutnya, seperti karantina dan isolasi. Diharapkan angka COVID-19 di Jawa Tengah semakin menurun. Selain sebagai tracer, kami harap membantu pelaksanaan vaksinasi di Jawa Tengah,”harapnya.

Workshop akan diselenggarakan selama 2 (dua) hari efektif pada tanggal 09 – 10 Maret 2021 dengan metode full online. Peserta workshop pada Gelombang V ini terdiri dari 3 (tiga) angkatan. Peserta Akt 11 berasal dari Kab. Magelang dan Kota Magelang. Untuk Akt 12, peserta berasal dari Kab. Temanggung dan Kab. Wonosobo. Sedangkan peserta Akt 13 berasal dari Kab. Kebumen dan Kab. Purworejo. (ar)

#bapelkessemarang @puslatsdmkesehatan @badanppsdmkes @kemenkes_ri

Leave a Reply

six + nine =