Pembukaan Pelatihan Penanggulangan KLB dan Wabah untuk TGC di Puskesmas Tahun 2021 Angkatan 3 dan 4 Bapelkes Semarang

Jajaran kesehatan idealnya memiliki ketahanan yang kuat untuk mencegah, mendeteksi secara dini suatu permasalahan dan meresponnya dengan cepat dan tepat, sehingga kejadian penyakit yang muncul dapat segera diatasi sebelum menimbulkan banyak korban. “Kemampuan inilah yang ingin kita bangun di seluruh lini terdepan pelayanan kesehatan dalam hal ini Puskesmas, “ungkap Kapuslat SDMK, Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes dalam Pembukaan Pelatihan Penanggulangan KLB dan Wabah untuk Tim Gerak Cepat (TGC) di Puskesmas Tahun 2021 Akt 3 dan 4 Bapelkes Semarang (21/06).

Pelatihan yang dibuka secara resmi oleh Kapuslat SDMK, diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas tenaga puskesmas khususnya TGC Puskesmas dalam upaya melakukan respon pencegahan dan penanggulangan KLB dan wabah di wilayah kerjanya. Peningkatan kapasitas TGC ini menjadi prioritas nasional, sehingga akan dilaksanakan secara serentak di seluruh provinsi. Mengakhiri sambutannya, Kapuslat SDMK berpesan, “Kami harapkan nantinya Bapak/Ibu tidak hanya mampu berperan sebagai TGC Puskesmas yang kompeten, namun juga dapat berkontribusi meningkatkan derajat kesehatan di wilayah Bapak/Ibu sekalian.”

Plh. Kepala Bapelkes Semarang, Sulkan, S.Kp, Ns menyampaikan laporan penyelenggaraan pelatihan. Pelatihan Akt 1 dan 2 telah berlangsung pada tanggal 12 s/d 17 April 2021, dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang. Sedangkan Akt 3 dan 4 akan dilaksanakan secara online pada tanggal 21 – 26 Juni 2021, dengan target peserta yang dilatih sebanyak 53 orang. Peserta pelatihan berasal dari 18 Puskesmas yang berasal dari Kabupaten Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Boyolali, Klaten dan Semarang. (ar)

#bapelkessemarang@puslatsdmkesehatan @badanppsdmkes @kemenkes_ri

Leave a Reply

one × 5 =

Open chat