Pembukaan Pelatihan Manajemen Puskesmas 2018 Angkatan I DAN II Bapelkes Semarang

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Yulianto Prabowo, M.Kes telah membuka Pelatihan Manajemen Puskesmas Angkatan I dan II di Bapelkes Semarang pada Senin (2/4). Acara Pembukaan bertempat di Auditorium Garuda, Kantor 1 Bapelkes Semarang, Jl. Pahlawan No. 1 Semarang. Kepala, Kepala Seksi Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan, pengendali diklat Bapelkes Semarang serta fasilitator dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah hadir dalam Pembukaan ini.

Pelatihan Manajemen Puskesmas ini mengikuti ketentuan Permenkes 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat dengan mengacu pada perkembangan arah kebijakan pembangunan nasional dan pembangunan kesehatan serta prinsip-prinsip tatakelola pemerintahan yang baik dan benar, serta Permenkes Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga.

Pengelolaan Puskesmas yang baik, akan mampu meningkatkan mutu pelayanan dan pada akhirnya akan mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal di wilayah kerjanya. Pengelola Puskesmas yang terdiri dari kepala Puskesmas dan staf fungsional perlu mengikuti pelatihan manajemen Puskesmas agar mampu memahami prinsip dan konsep pembangunan kesehatan serta tatakelola pelayanan kesehatan dalam rangka mewujudkan Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga.

Total peserta yang mengikuti berjumlah 60 orang, terdiri dari Angkatan I sejumlah 30 orang dan angkatan II sejumlah 30 orang. Peserta terdiri dari Kepala Puskesmas, Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan staf pengelola program dari 30 Puskesmas di kota/ kabupaten Jawa Tengah. Peserta berasal dari Jepara, Demak, Grobogan, Surakarta, Kudus, Pemalang, Boyolali, Sragen, Klaten, Temanggung, Kebumen, Kab. Tegal, Karanganyar, Pati, Blora dan Wonogiri.

Ketua Panitia, Sulkan, S.Kp, Ners menyebutkan tujuan umum dari pelatihan ini yaitu peserta mampu melakukan manajemen dan pelayanan kesehatan dengan pendekatan keluarga di Puskesmas. Sedangkan tujuan khusus pelatihan ini, diharapkan peserta mampu melakukan kepemimpinan, manajemen data puskesmas dan keluarga sehat, manajemen umum puskesmas, manajemen upaya kesehatan masyarakat dan manajemen pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutan Kadinkes Provinsi Jawa Tengah, disebutkan bahwa target sasaran Pelatihan Manajemen Puskesmas di Jawa Tengah adalah 330 peserta, 270 orang dilaksanakan di Bapelkes Provinsi dan 60 orang di Bapelkes Semarang dengan Puskesmas Lokus. Tahun ini dilaksanakan Pelatihan Manajemen Puskesmas terlebih dahulu, kemudian Pelatihan Keluarga Sehat.

“Kami harapkan Saudara dapat memanfaatkan waktu pelatihan Manajemen Puskesmas ini dengan sebaik-baiknya agar tujuan pelatihan dapat tercapai secara optimal. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan Manajemen Puskesmas ini, Bapak/Ibu mampu menjalankan tugas sebagai pelaku manajemen pelayanan kesehatan dengan pendekatan keluarga di Puskesmas masing- masing. Manfaatkan data hasil pendataan survey KS yaitu berupa Rekapitulasi IKS untuk melakukan perencanaan di tempat saudara bekerja. Utamakan integrasi program untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam upaya kesehatan masayarakat dan kesehatan perorangan”, pungkas dr. Yulianto Prabowo, M.Kes  dalam sambutannya. (ar/rh)

Leave a Reply

4 × one =