Pembinaan Tim SKI Bapelkes Semarang oleh Itjen Kemenkes

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkes RI kembali melaksanakan pembinaan TIM Satuan Kepatuhan Internal (SKI) Bapelkes Semarang (30/11). Pembinaan dilaksanakan secara online dengan zoom meeting yang diikuti oleh Tim SKI dan Tim Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Bapelkes Semarang.

Kepala Bapelkes Semarang, Emmilya Rosa, SKM, MKM mengawali acara ini dengan memberikan sambutan. Bapelkes Semarang sudah membentuk Tim SKI yang terdiri dari 3 (tiga) orang dan telah menerima predikat WBK Kemenkes RI. “Kami tetap terus harus selalu mengembangkan dan melakukan proses pengawasan, agar proses SKI berjalan. Kami berharap, Bapak Inspektur IV sebagai Pembina kami dapat terus membimbing dan membina kami, sehingga kami dapat mempertahankan predikat WBK,” harapnya.

Inspektur IV Itjen Kemenkes RI, Edward Harefa, SE, MM, CFrA memberikan arahan terkait Pemantapan Tim SKI Bapelkes Semarang. Inspektur IV memberikan ucapan selamat kepada Bapelkes Semarang yang telah menerima predikat WBK Kemenkes RI pada awal sambutannya.

Lebih lanjut, Inspektur IV menyampaikan bahwa pembentukan SKI berdasarkan Permenkes No. 84 tahun 2019 tentang Tata Kelola Pengawasan Intern di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Dengan adanya SKI, setidaknya ada tim yang melakukan pendampingan, pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan, supaya kegiatan itu efektif efisien dalam sumberdaya dan pelaksanaan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga pencapaian bisa efekif dan efisien.

Terkait hal tersebut, pelaksanaan SKI masih memiliki beberapa kelemahan. Karena tuga ini merupakan tugas tambahan bagi pegawai untuk memberikan masukan, mengingatkan pimpinan. Setidaknya ada masukan-masukan yang bisa memberikan early warning system. SDM SKI belum memenuhi secara kapasitas dan kapabilitas sehingga diperlukan adanya pelatihan terkait SKI. Harapannya SDM SKI dapat bekerjasama dengan Itjen.

Mengakhiri sambutannya, Inspektur IV menyampaikan kunci pengawasan. Kunci pengawasan yaitu pengawas bisa melakukan pengawasan/review apabila telah membaca dan menguasai terkait pedoman peraturan terhadap suatu kegiatan, menguasai struktur organisasi, mengetahui proses bisnis/ kegiatan organisasi, SAKIP, dan pedoman review.

Selanjutnya, acara pembinaan dilakukan oleh tiga auditor Itjen kepada para peserta. Yurika Sari Dewi, Apt, Auditor Pertama menyampaikan materi Pemantapan SKI Monitoring Laporan Keuangan. Materi ke-dua, Pemantapan Tim SKI Penelitian RKA-K/L disampaikan oleh Esi Mei Lanie, SE, Auditor Pertama. Sedangkan materi ke-tiga disampaikan oleh Beni Rianto, SE, auditor Pertama terkait Pemantapan Tim SKI Pengadaan Barang/Jasa. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. (ar)

Leave a Reply

ten + thirteen =