Kepala Pusdiklat Kemensetneg Serahkan Kembali Peserta STULA TOC Akt 2

Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemensetneg kembali menjadi tempat tujuan Studi Lapangan (STULA) bagi Pelatihan Training Officer Course (TOC) Bapelkes Semarang Akt 2. STULA dilaksanakan secara online pada Jumat, 13 November 2020. Peserta didampingi oleh Widyaiswara LAN RI, Bambang Wiyoso, ST, MMSI dan Mewah Sinaga, SE, MM.

Kepala Bapelkes Semarang, Emmilya Rosa, SKM, MKM menyerahkan 28 orang peserta kepada Kepala Bagian Tata Usaha Pusdiklat Kemensetneg, Butet Tobing, S.E., M.Si, untuk melakukan studi lapangan terkait kediklatan. Ibu Kepala Bapelkes Semarang berharap peserta dapat mengikuti kegiatan STULA dengan sebaik-baiknya. “Peserta untuk dapat mengeksplore semua informasi terkait Pusdiklat Kemensetneg, best practice harus kita ambil. Tuntutan sebagai penyelenggara pelatihan harus mempunyai kompetensi bagaimana menyelenggarakan pelatihan dengan baik dan profesional,” harapnya.

Selanjutnya peserta mendapatkan pengetahuan terkait Smart Training Officer oleh Kepala Subbidang Penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan, Novi Muryanto, S.E., M.M. Selanjutnya Analis Diklat Pusdiklat Kemensetneg, Bayu Prabowo, S.Pd. memberi pemaparan terkait Learning Management System: Penerapan aplikasi PINTAR.

Sesi selanjutnya, peserti diberi kesempatan untuk tanya jawab dengan narasumber. Dalam sesi tanya jawab, Kabid Penyelenggaraan Pelatihan Teknis dan Fungsional, Noviyanti, S.IP., M.A.I.D dan Kabid Penyelenggaraan Pelatihan Struktural dan Beasiswa Pendidikan, Hermawan Setiaji, S.E., M.M turut menjawab pertanyaan yang diajukan oleh peserta.

Kepala Pusdiklat Kemensetneg, Samidi Fahrudin, S.IP.,M. Pol. Adm menutup kegiatan STULA. Kepala Pusdiklat Kemensetneg mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan kerjasama yang diberikan kepada Pusdiklat Kemensetneg untuk menjadi tempat STULA. “Kita selalu mendorong untuk melakukan inovasi-inovasi, melakukan benchmarking ke tempat lain, untuk selalu meningkatkan kualitas penyelenggaran pelatihan dan meningkatkan kompetensi para pejabat terkait,” ujarnya. Pihaknya menjalin kerjasama dengan pihak LAN dan selalu belajar untuk memperbaiki segala kekurangan, serta meningkatkan diri. Terakhir, Bapak Kapus menyerahkan kembali peserta TOC Akt 2 kepada Bapelkes Semarang.(ar)

Leave a Reply

three − one =