Kepala Pusat Pelatihan SDMK Buka Workshop Online Aktivasi Hospital Disaster Plan Dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 Angkatan IV

Bapelkes Semarang kembali menyelenggarakan Workshop Online Aktivasi Hospital Disaster Plan (HDP) dalam Menghadapi Pandemi covid-19. Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan melalui Bapelkes Semarang dan Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM menggagas refreshing course dalam bentuk workshop online. Kegiatan ini terdiri dari rangkaian workshop. Pertama, Workshop Aktivasi Hospital Disaster Plan berbasis Incident Command System. Ke-dua, Workshop Komunikasi dalam Incident Command System. Ke-tiga, Workshop Logistik dalam Incident Command System dan ke-empat, Simulasi Manajemen Penanganan Covid-19 di Rumah sakit. Workshop dilaksanakan selama 4 (empat) minggu, mulai tanggal 12 Mei hingga 2 Juni 2020. Narasumber workshop dari PKMK FK- KMK UGM.

Workshop Online Aktivasi Hospital Disaster Plan Angkatan IV dibuka oleh dr. Achmad Soebagjo Tancarino, MARS, Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan pada Selasa, 12 Mei 2020. Dalam sambutannya disebutkan latar belakang pelaksanaan workshop ini. “Seluruh rumah sakit yang telah terakreditasi semestinya sudah pasti memiliki perencanaan penanggulangan bencana untuk rumah sakit atau Hospital Disaster Plan (HDP). Namun, karena dalam penilaian dalam akreditasi HDP hanya sekitar 20 persen, tidak jarang rumah sakit hanya membuat dokumen dan tidak sempat mensosialisasikannya ke seluruh staf,” ungkapnya.

dr. Achmad Soebagjo Tancarino, MARS, Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan

Kapuslat juga menyampaikan bahwa rumah sakit kadang sering tidak menjadikan ancaman bencana sebagai budaya yang harus dikenal dan diantisipasi oleh rumah sakit secara komprehensif. “Hal ini juga terjadi di negara lain, dimana banyak rumah sakit tidak menyangka kejadian pandemi seperti covid-19 ini. Mereka di negara besarpun rumah sakit-nya kewalahan,” tambahnya.

Permasalahan yang terjadi ketika terjadi bencana, rumah sakit tersebut belum menerapkan dokumen perencanaannya. Siapa yang harus ditunjuk sebagai komandan lapangan, siapa yang akan bertugas secara operasional, dalam bidang data informasi, bagaimana analisis risiko rumah sakit sebelumnya untuk perencanaan surge hospital capacity dalammenghadapi lonjakan kasus, bagaimana berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan, dan bagaimana menanamkan pemahaman pada seluruh staf bahwa mereka harus mengikuti alur yang telah dibuat saat aktivasi tim bencana berlangsung.

“Diharapkan melalui workshop ini, PPSDM Kementerian Kesehatan dan Divisi PKMK FK-KMK UGM dapat mendukung fungsi manajemen rumah sakit, termasuk memfasilitasi rumah sakit dalam mengoperasikan dokumen rencana penanggulangan bencana ataupun rencana penanganan covid-19. Sedangkan, bagi rumah sakit yang belum memiliki dokumen HDP dapat segara menyusunnya langkah strategis sesuai dengan kebutuhan penanganan covid-19,” pungkas Kapuslat SDM Kesehatan.

Peserta Workshop Online Aktivasi Hospital Disaster Plan Angkatan IV

Peserta berasal dari 40 rumah sakit di Indonesia, baik negeri maupun swasta. Peserta rumah sakit merupakan tim HDP rumah sakit, pimpinan dan manajemen rumah sakit, staf lainnya yang memiliki tugas berkaitan dengan pelaksanaan HDP, atau satgas covid-19. Workshop juga diikuti oleh peserta dari beberapa Bapelkes daerah. (ar)

Leave a Reply

1 × one =