Kepala Bapelkes Semarang: Tenaga PKM Sebagai Promotor dan Agent of Change

Kepala Bapelkes Semarang, Emmilya Rosa, SKM, MKM menyampaikan tenaga Penyuluh Kesehatan Masyarakat (PKM) sebagai promotor dan agent of change dalam merubah perilaku masyarakat menuju hidup sehat. Hal ini disampaikan dalam acara Penutupan Pelatihan Jabatan Fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat (PKM) Jenjang Ahli (24/10/2020). Pelatihan resmi ditutup oleh Kepala Bapelkes Semarang.

Sambutan Kepala Bapelkes Semarang. Emmilya Rosa, SKM, MKM

Lebih lanjut Ibu Kepala menyampaikan bahwa setiap orang berkewajiban berperilaku hidup sehat untuk mewujudkan, mempertahankan dan memajukan kesehatan dengan seoptimal mungkin. Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan tersebut, diupayakan setiap orang mendapatkan informasi dan edukasi tentang kesehatan yang seimbang dan bertanggungjawab serta memperoleh pelayanan kesehatan yang meliputi upaya pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang dilaksanakan secara terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan.

Tenaga PKM berperan penting dalam bagian ini, sebagai Promotor dan Agent of Change dalam merubah perilaku masyarakat. Tahap perubahan dari sadar, mau dan mampu dalam meningkatkan Kesehatan individu dan masyarakat sebagai modal menghadapi era Industri 4.0 di tengah pandemic COVID-19.

Ketua Penyelenggara, Rasa Harbakti, SKM, M.Kes menyampaikan laporan penyelenggaraan. Pelatihan yang telah berlangsung selama 12 (dua belas) hari efektif mulai tanggal 12 Oktober 2020 s/d 24 Oktober 2020 secara online berlangsung dengan baik. Seluruh peserta berhak memperoleh sertifikat pelatihan dengan jumlah 2 (dua) angka kredit, berdasarkan perhitungan jumlah jam pelatihan yang harus diikuti peserta minimal 95% telah dipenuhi oleh seluruh peserta.

Peserta sejumlah 30 orang, berasal dari 9 (sembilan) Kab/Kota se-Jawa Tengah. Peringkat 5 (lima) besar peserta dicapai oleh Sumarsono,S.K.M.,M.Kes (Dinkes Kota Semarang), Anisah Munawaroh,A.Md.Keb.,SKM (Puskesmas Mangunsari Kota Salatiga), Samiati, S.K.M. (Puskesmas Prambanan Kabupaten Klaten), Imbang Tri Hanekowati, S.K.M., M.M (Puskesmas Tayu II Kabupaten Pati) dan Muhadi, S.K.M., M.M. (Puskesmas Winong I Kabupaten Pati).

Sumarsono, S.K.M.,M.Kes dari Dinkes Kota Semarang menyampaikan kesan pesan peserta pelatihan. Sementara doa penutupan pelatihan dipimpin oleh Mathori,SKM,MM dari Dinkes Pati.(ar)

Leave a Reply

sixteen + 10 =