Guna Menjadi Sentra Pelatihan Komunikasi Resiko, Bapelkes Semarang dan AIHSP Jalin Kerjasama

Jumat (04/02), Balai Pelatihan Kesehatan Semarang mendapatkan kunjungan dari Australia-Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) bertempat di Kampus Semarang. Hadir dalam rombongan AIHSP yaitu dr. Anung Sugihantono, M.Kes, dr. Tri Nugroho, MQIH, dr. Hartanto Hardjono, M.Kes, dan dr. dr. Yulianto Santoso Kurniawan, Sp.A.

Rombongan diterima langsung oleh Kepala Bapelkes Semarang. Dari pihak Bapelkes Semarang, turut hadir Koordinator Substansi Pelatihan Fungsional, Ketua Widyaiswara, beserta staf. AIHSP sendiri memiliki tujuan untuk memperkuat Sistem Ketahanan Nasional, termasuk mendeteksi dan merespon kesehatan masyarakat serta darurat kesehatan hewan. Salah satu komponen yang perlu dibangun dalam memperkuat Sistem Ketahanan Nasional adalah komunikasi resiko.

Untuk itu, AIHSP menghendaki jika nanti Bapelkes Semarang dapat menjadi sentra untuk pelatihan terkait komunikasi resiko, mengingat Bapelkes Semarang saat ini menjadi tempat pelayanan unggulan Primary Health Care (PHC). Dan dalam sejarahnya, Bapelkes Semarang pernah menjadi unggulan dalam pelatihan pemberdayaan masyarakat terkait PHC.

Kepala Bapelkes Semarang, Asep Zaenal Mustofa, SKM, M.Epid menyambut baik maksud dan tujuan kunjungan dari AIHSP tersebut. Secara garis besar, pertemuan awal antara AIHSP dengan Bapelkes Semarang ini menitikberatkan pada tersedianya kurikulum dan modul Pelatihan Komunikasi Resiko. Kedua belah pihak telah saling bersepakat dan diharapkan pada akhir April 2022, kurikulum dan modul tersebut telah selesai dibuat dan diujicoba. (la/ar)

Leave a Reply

one × 2 =