Bapelkes Semarang Gelar Seminar Nasional Online Penelitian Kualitatif Berbasis Studi Kasus

Bapelkes Semarang menyelenggarakan Seminar “Penelitian Kualitatif Berbasis Studi Kasus dalam Mendukung Lembaga Diklat di Era 4.0” pada Selasa (23/06/2020). Seminar dilaksanakan dalam rangka mendukung revolusi industri 4.0 di lembaga diklat dan peningkatan kompetensi utama widyaiswara. Seminar dilaksanakan secara online via aplikasi zoom dan streaming Youtube Bapelkes Semarang.

Peserta seminar terdiri dari widyaiswara baik di bidang kesehatan dan non kesehatan yang bekerja di Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah. Peserta seminar juga berasal dari Perguruan Tinggi, Puskesmas dan Rumah Sakit (RS). Sebanyak 755 orang mengikuti via zoom  dan 85 orang via Youtube.

Seminar dibuka oleh Kepala Badan PPSDM Kesehatan, Prof Dr Abdul Kadir Ph.D, Sp.THT-KL (K) MARS. Kepala Badan menyampaikan pentingnya peran BBPK/Bapelkes. BBPK/Bapelkes berperan dalam rangka mendukung dan mencetak tenaga kesehatan yang profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.

Penelitian merupakan proses kegiatan untuk mencari kebenaran terhadap suatu fakta yang terjadi dengan terstruktur dan sistematis. Sedapat mungkin yang dilakukan adalah penelitian yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.  Penelitian kualitatif berbeda dengan kuantitatif. Penelitian kualitatif merupakan suatu metode yang lebih banyak mengacu interpretasi terhadap suatu permasalahan.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan penelitian berbasis studi kasus maka kita dapat menemukan fakta – fakta di lapangan yang dapat mempermudah dan merumuskan strategi program kesehatan. Hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan. Saya harap teman-teman di BBPK/ Bapelkes lebih inovatif dan kreatif dalam menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan profesi, ”harap Kepala Badan.

Seusai membuka seminar, Kepala Badan memberikan materi “Peran Widyaiswara dalam Mendukung Lembaga Diklat di Era 4.0”. Sesi ini dipandu oleh moderator Eddy Sukiarko, SKM, M.Si, Widyaiswara Madya Bapelkes Semarang. Selanjutnya moderator memberikan waktu tanya jawab kepada peserta.

Sesi ke-dua, dilanjutkan oleh moderator Meita Darmiastuti, SKM, M.Kes, Widyaiswara Madya Bapelkes Semarang. Pada sesi ini, dilanjutkan pemaparan materi oleh dua narasumber. Materi Penelitian Kualitatif Berbasis Studi Kasus melalui Pemanfaatan Data Digital di Bidang Pendidikan dan Pelatihan disampaikan oleh Dr. dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA (Kaprodi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat FK-KMK UGM).

Materi ke-dua, Peningkatan Mutu Lembaga Diklat di Era 4.0 berdasar Hasil Penelitian Kualitatif Berbasis Studi Kasus disampaikan oleh Dr. Muhammad Aswad, M.Si (Kepala Pusat Pengembangan Program dan Pembinaan Diklat LAN RI). Selanjutnya moderator memberi sesi tanya jawab kepada peserta. (ar)

Peserta Seminar Online

LINK SERTIFIKAT https://bit.ly/unduhsertifikat23juni

Leave a Reply

17 + 11 =