Kemenkes Berencana Perbesar Gambar Seram Pada Rokok

phw4(1)

Dalam studi yang dilakukan oleh TCSC (Tobacco Control Support Center)-IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia), gambar peringatan kesehatan atau pictorial health warning (PHW) terbukti efektif memberikan pesan bahaya rokok. Oleh karena itu ada saran untuk meningkatkan besar gambar yang kemudian disambut baik oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan dr Lily Sulistyowati, MM, mengatakan bahwa kemenkes memang sudah memiliki rencana untuk meningkatkan besar PHW menutupi 75 persen bungkus rokok. Hal tersebut ditargetkan dapat dicapai dalam rentang waktu 2015 – 2019.

“Kita berupaya untuk menjalankan road map yang kita sepakati bersama. Di kurun waktu 2015 – 2019 kita harapkan bisa meningkatkan persentase besar gambar menjadi 75 persen,” ujar Lily dalam acara pemaparan penelitian TCSC-IAKMI di Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, seperti ditulis Kamis (30/4/2015).

Lily mengatakan Kemenkes namun butuh bantuan semua pihak untuk melaksanakan kebijakan ini karena tentunya akan ada pertentangan karena konflik kepentingan.

“Dari kementerian kesehatan ini ketika kita melakukan sosialisasi, di sisi lain ini cukup berat. Karena kita tahu industri rokok ini itu sakti banget gitu loh,” ujar Lily.

“Ini sebetulnya peraturan kan bukan buat kementerian kesehatan atau segelintir tapi buat bangsa, rakyat Indonesia. Kita akan menghadapi bonus demografi yang akan datang tapi jangan menutup mata bagaimana kondisi remaja kita saat ini,” lanjutnya

Banyak data menunjukkan bahwa usia perokok Indonesia kini semakin muda dan fenomena baby smoker (bayi perokok) juga telah menyebar di internet menjadi sensasi dunia.

“Apakah ini membuat kita senang? Sebagai bangsa Indonesia seharusnya kita malu,” tutup Lily.

source : http://health.detik.com/read/2015/04/30/080524/2902047/763/terbukti-efektif-kemenkes-berencana-perbesar-gambar-seram-pada-rokok

Leave a Reply

8 + 4 =